Islam

Jikalau Tuhanmu Menghendaki

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا ۚ وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ ۖ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ

Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (Q.S. Al-An’am [6]:112)

Alhamdulillah, pagi ini Allah SWT masih memberikan kesempatan pada saya untuk membaca Al-Qur’an. Ayat di atas adalah salah satu ayat yang saya baca, dan saya terkagum dengan maknanya. Bagaimana Allah SWT menunjukkan keindahan, kekuasaan, dan petunjuk dalam satu ayat, secara bersamaan.

Terdapat sebuah nilai yang bisa menjadi pembelajaran untuk kita saat ini. Kalau kita perhatikan, ayat di atas diawali dengan ketentuan dari Allah SWT untuk menjadikan musuh-musuh bagi para nabi. Kemudian setelah itu, Allah SWT menunjukkan kekuasaan dan pelajaran pada kita,
“Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan”

Bukankah bagian ayat itu juga dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Ketika seseorang membuat kita marah, melakukan fitnah, menggunjing, dzalim kepada kita, seolah Allah SWT mengingatkan bahwa
“Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan”

Lalu apabila kita ditimpa musibah, segala sesuatu tidak sesuai dengan rencana, apa yang kita harapkan ternyata hanya kepalsuan, maka ingatlah, jika Tuhanmu menghendaki, maka itu bisa saja tidak terjadi.

Kenyataannya, kita sering terpedaya dalam rumitnya kesulitan, tanpa sadar bahwa kekuasaan Allah meliputi segala kesulitan. Padahal percaya terhadap qodho dan qodar adalah salah satu rukun iman dalam Islam.

Hmm. Semoga Allah senantiasa memberikan ampunan dan rahmat-Nya kepada kita. Sehingga kita termasuk orang-orang yang tidak merugi di akhirat nanti. Amiin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *