Inspirasi, Quotes

Tetap Tebuka, Bersedia Menjadi Lebih Baik

Apa yang anda bayangkan ketika melihat sekumpulan anak-anak, bermain penuh kegembiraan, tak ada sekat yang memisahkan mereka, tak ada kepentingan lain yang mereka pikirkan selain bermain. Sejujurnya saya rindu dengan masa dimana bemain adalah tugas utama, tanpa berfikir apa yang akan dimakan besok, tanpa berfikir apa yang orang lain akan pikirkan.

Mungkin pada saat kecil kita dikekang oleh orang tua, tidak boleh melakukan hal ini dan itu. Namun yang dilakukan seorang anak kecil polos hanyalah menangis, setelah itu orang tua menenangkan anaknya, dan masalah pun selesai. Sungguh berbeda dengan dunia dewasa yang sekarang saya jalani, sungguh rumit ketika masalah terjadi. Sebuah kesalahan kecil bisa menjadi beban moral seumur hidup, seorang teman bisa menjadi musuh hanya karena sesuatu yang wajar. Apakah anda merasakan hal yang sama?

Hal yang selalu saya tekankan ketika berada dalam suatu organisasi, adalah kejujuran dan keadilan. Hal ini bukan tanpa alasan. Saya ingin merasakan segala sesuatu terbuka dan penuh dengan kasih sayang. Jika kamu menyakiti orang lain, minta maaflah. Jika kamu disakiti orang lain, maafkanlah dia. Mudah bukan? Terkadang orang-orang dengan emosi yang labil, menganggap sebuah masalah kecil sebagai bom waktu yang akan menghancurkan dunia ini. Kenapa tidak terbuka saja? Seperti waktu kecil, kalau tidak suka bermain dengan seseorang, ya jangan bermain dengannya. Kalau ada masalah, omongkan di depan wajahnya namun bersedialah menerima kritik jika ternyata kita yang salah.

Lakukan apa yang kita inginkan, namun tetap perhatikan bahwa kita bukanlah satu-satunya orang yang memiliki akal di dunia ini. Haha, tulisan ini mungkin tidak tertata dengan baik. Namun, yang ingin saya katakan adalah, jadilah orang yang terbuka dan bersedia menjadi lebih baik. Kalau ada masalah, selesaikan! Tidak akan ada masalah yang selesai, jika tidak diselesaikan. Jika tidak suka, ungkapkan! Tapi lakukan dengan cara yang baik, dan berikan saran agar apa yang tidak kamu suka menjadi lebih baik.

Kebahagiaan tidak datang dari orang lain, kebahagiaan muncul dari diri kita sendiri. Ketika kita bisa menerima segala sesuatu sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, maka disanalah kebahagiaan bermula. 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *